Tumpengan di Kantor PWNU Jateng, Pak Dirman: Kalau Jadi Gubernur Cukup Satu Periode Saja

Diposting pada

Dan jebakan ketiga adalah penyalahgunaan kekuasaan. Dengan power yang dimiliki kepala daerah memiliki akses kepada informasi yang tidak diketahui umum melalui intelijen, punya akses ke penegak hukum, dan aparat keamanan. 

"Itu semua bisa dijadikan sarana untuk menjatuhkan lawan politik. Jadi kalau saya insyaallah jadi gubernur, saya cukup satu periode saja," katanya lagi.

Menanggapi apa yang disampaikan Pak Dirman, KH Abu Hapsin menyatakan mendukung program-program yang baik. Menurutnya,  Jawa Tengah memang perlu perubahan. 

Hal senada disampaikan KH Ubaidillah. Menurut dia, sebagian rakyat Jateng adalah warga Nahdliyin. 

"Jadi kalau banyak rakyat Jateng yang miskin sebagian besarnya adalah warga NU. Kalau makmur, warga NU juga yang makmur. Jadi kami mendukung setiap program untuk mengentaskan rakyat miskin," imbuh KH Ubaidillah.

Red: shodiq ramadhan
 

Sumber: suara-islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *