Hati-hati Istri, Inilah 11 Sifat yang Tidak Disukai Suami Darimu – islamidia.com

Diposting pada

4. Tidak Becus Menata Rumah
Wanita yang pandai menata rumah hingga terlihat rapi dan sedap dipandang adalah dambaan suami. Karena rumah adalah surga dunia tempat kepala keluarga kembali setelah seharian lelah bekerja.

Jika melihat rumah berantakan tidak terurus, maka suami akan tidak menyukainya.

5. Menyela Pembicaraan Suami
Salah satu sifat wanita adalah banyak bicara dan selalu merasa paling tahu senediri. Saat ia enggan menjadi pendengar yang baik, maka ia akan mendominasi pembicaraan, bahkan berani menyela percakapan suami, saat kurang penting, dihadapan orang lain.

Suami kurang senang jika ia kurang diperlakukan dengan hormat seperti ini.

6. Emosi
Wanita memang terlihat lebih emosian dibanding pria, karena secara kodrati psikis wanita demikian adanya. Mudah marah atau bersedih, bahkan menangis saat melewati masa-masa sulit atau kondisi yanag tidak menguntungkannya.

Menghadapi kenakalan anak-anak, hutang yang menumpuk, keadaan perekonomian keluarga yang morat-marit dan seribu satu permasalahan lainnya membuat wanita cepat tersulut emosinya.

Rasulullah menasehati umatnya menjadi seseorang penyabar dan tidak marah. Pun, suami juga tidak menyukai wanita yang lebih mengedepankan emosi.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Engkau jangan marah!” (HR al-Bukhâri).

7. Membanding-bandingkan keadaan ekonomi dengan yang lain
Suami yang membanting tulang untuk keperluan rumahtangga, sebaiknya jangan disepelekan. Hargailah upayanya, doakan agar ia selalu sehat dan dapat lebih baik lagi dalam menafkahi keluarga dan satu hal lagi bantu sebisanya mencari dan mencukupi perekeonomian keluarga.

Jangan melakukan sebaliknya, istri malah membanding-bandingkan keadaan ekonominya dengan orang lain, membuat suami jengah dan merasa tidak dihargai usahanya.

8. Suka menyuruh-nyuruh Suami, padahal mampu dikerjakan sendiri.
Pernahkah istri berbuat demikian? Tentu kerap. terkadang jika memperoleh suami yang begitu mudah disuruh-suruh istri, maka dikhawatirkan akan ‘dijajah’ istri untuk melakukan banyak hal, yang terkadang ia sendiri bisa mengerjakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *